yup, banyak yang bilang kendi manusia yang susah untuk mengekspresikan diri, susah, seneng, sedih di telen sendiri
seorang teman yang baru kenal dengan saya pasti sangat kerepotan dengan membaca raut wajah saya yang sangat jutek (kata beberapa teman baru), tak hanya kenalan baru saja, teman lama pun terkadang masih sulit menemukan mood Kendi hari ini atau besok
dan ngga jarang gw selalu menerima kritikan dan masukan, terutama dari bunda Athar…
secara dia adalah guru dan selalu kesel melihat suaminya diam tanpa ekspresi… kalo kata iklan sebuah produk rokok yang berbunyi…”mana ekspresinya????!!”
“Ayah… harus belajar berekspresi!!” pinta bunda, “sebel liat Ayah, ekspresi datar seperti itu…” kesel bunda, “Yeeee….emang pacaran kemaren kayak gimana?” saut gw
akhirnya belajarlah untuk berekpresi secara otodidak, pegel juga yah ngomong sambil senyum-senyum, ketawa, marah dsb, dan menurut gw ini sangat-sangat menguras energi
dan akhirnya di putuskanlah untuk tetap menjadi gw seperti apa adanya
tetapi dalam hati gw sebener bukan orang yang pemarah, seneng guyon, lebih ikhlas menerima (sekarang
) dan yang pasti teman-teman bisa melihat ekspresi saya dari tulisan-tulisan ini kan
pada intinya, colek aja dulu si Kendi, pasti rame
dan selalu berusaha untuk….
picture : lupa dapet dari mana?

1 July 2008 at 12:36 pm
*colek perutnya kendi*
*pake tangnya yangkung*
*Ditampollllll*
1 July 2008 at 12:38 pm
padahal lo kalo senyum manissssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss banget
*kan kaya adiknya inih*
1 July 2008 at 12:39 pm
beneran lho Mas…
Tapi minggu depan bawain kebabnya 3 bungkus buat gue yaaa
lo baik deh